Archive for Desember, 2008

Dampak lagu sekuler bagi kehidupan KEROHANIAN

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa di Indonesia sekarang banyak terbit lagu-lagu yang tidak mendidik anak-anak zaman sekarang atau lagu-lagu yang belum pantas untuk anak-anak ( < 17tahun), contohnya seperti lagu-lagu percintaan, nafsu-nafsu dunia, dan penggunaan kata-kata yang tidak mendidik yang dimasukkan di dalam lagu-lagu dewasa ini. Sudah jelas bahwa lagu-lagu sekuler atau lagu-lagu “dunia” tersebut tidak mendidik bila dilihat dari sisi psikologis anak, namun apakah hal ini ikut berpengaruh dalam kehidupan seseorang dalam bergaul dengan TUHANnya???

Jawabannya jelas BERPENGARUH. Mengapa??

Karena setiap manusia memiliki tingkat/level kebutuhan yang berbeda-beda. Dalam hal ini, saya akan memakai theory of needs dari John Maslow. Contohnya, orang yang berada dalam physical needs pasti akan berdoa dan meminta hal-hal yang berhubungan untuk memuaskan kebutuhan fisiknya, seperti mendapat makanan dan minuman yang enak, uang dan penghasilan yang memadai, rumah yang baik, dan lain-lain. Demikianlah seterusnya bila orang berada di level security, love and belonging, dan esteem. Orang yang berada di keempat level yang pertama ini akan cenderung meminta kepada TUHAN dengan sifat SELF CENTER.

Bila seorang anak sudah terbiasa dengan hal-hal dewasa dan diterima oleh lingkungannya, maka ketika dewasa, ia cenderung mencari hal-hal lain yang membuat ia diterima juga di lingkungan tempat ia tinggal, DITAMBAH sadar atau tidak sadar, ia akan melakukan apa yang disebutkan lirik-lirik lagu waktu ia kecil dan kemungkinan besar, ia TIDAK AKAN DAPAT MENCARI ALLAH dengan sifat GOD CENTER.

1 comment Desember 16, 2008

Aku bangga menjadi siswa SMA Tarsisius 2

Sudah terlihat sejak saya SD di Tarsisius II, bahwa sekolah ini berpotensi untuk menjadi sekolah yang baik dan mendidik murid-muridnya. Tak diragukan lagi, memang pergaulan di lingkungan remaja saat ini makin lama makin merosot dengan angka penelitian yang menunjukkan makin banyaknya remaja yang terjebak dalam pergaulan bebas, rokok, drugs, dll. Tapi, di SMA Tarsisius 2, saya tidak menemukan hal-hal semacam itu. Kalaupun ada, hanya 1 atau 2 orang anak dari 100 orang yang menjadi murid di Tarsisius 2 ini. Dengan kegiatan-kegiatan positif dan membangun kerohanian yang baik dapat mengurangi hal-hal negatif dari pergaulan murid-murid zaman sekarang.

Penelitian menunjukkan, SATU saja orang dewasa yang dimiliki oleh seorang remaja, mampu menurunkan kemungkinan pergaulan buruk dan tingkah laku buruk sampai 85%. Di SMA Tarsisius 2, guru cukup dekat dan menjadi teman bagi murid. Karena itu, tingkat tingkah laku murid bandel di SMA Tarsisius 2 cukup rendah.

Add comment Desember 10, 2008


Tanggalan

Desember 2008
S S R K J S M
« Sep    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

My Birthday

Yang udah liat ini blog ada:

dari negara:

Jam…

Yang lagi IN :

Kategori

Meta

Spam Blocked

Blog Stats